Jumat, 08 Desember 2017





Di lembaga pemerintahan atau swasta, sekolah-sekolah sering sekali mengadakan outbound sebagai salah satu sarana pengembangan diri bagi karyawan atau anak didik. Sudah semacam trend yang sering diikuti banyak orang karena banyak manfaat yang bisa dipetik dari kegiatan outbound ini. Outbound ini sendiri adalah kegiatan pembelajaran yang diadakan di alam terbuka untuk mengembangkan prilaku dan karakter tidak serta dengan teori tapi langsung diterapkan pada unsur yang mendasar seperti kejujuran,saling percaya, tanggung jawab dan masih banyak lagi. Dan memang tujuan diadakan outbound ini untuk bisa melihat bahwa setiap individu itu unik dan memiliki kemampuan sendiri yang berbeda dengan yang lainnya. Dengan kegiatan ini orang mampu menilai diri sendiri, kekuatan atau kemampaun apa yang mereka miliki. Dan merangsang kepercayaan diri serta komunikasi dengan temannya . Tujuannya juga agar bisa memupuk kerja sama dalam satu tim, punya sifat kepemimpinan dan bisa menumbuhkan sportifitas . Begitulah outbound diadakan untuk tujuan tertentu. Dengan adanya outbound ini diharapkan bisa mendapatkan hasil yang maksimal sehingga pulang dari outbound  ini bisa tercermin dalam tindakan sehari-harinya.

Begitulah, karena outbound mempunyai tujuan yang bagus, maka kegiatan ini diadakan saat anak-anak komunitas Circle of Happiness jalan-jalan ke curug Gongseng. Selain melihat alam yang alami, juga diadakan outbound agar anak-anak bisa mengambl manfaat dari outbound ini. Manfaat yang bisa didapat anak-anak dengan mengikuti outbound ini adalah :

  • 1.      Meningkatkan kepercayaan diri.  Dengan mengikuti banyak permainan dan anak bisa melakukannya dengan baik akan menumbuhkan rasa percaya diri.

  • 2.      Membentuk kerja sama dalam tim. Biasanya kegiatan ini dilakukan berkelompok sehingga anak-anak belajar bekerja sama agar bisa menyelesaikan misi yang diberikan.

  • 3.      Meningkatkan kemampuan sosial.Karean berinteraksi dengan temannya sehingga terjalin komunikasi yang baik dan ini bisa menjalin komunikasi yang baik antar teman.

  • 4.      Mengatasi kejenuhan. Dengan permainan yang bervariasi menyebabkan anak-anak akan bergembira.

  • 5.      Menumbuhkan keberanian. Anak-anak jadi berani terutama di permainan yang menantang adrenalin.

  • 6.      Melatih konsentrasi. Dengan permainan yang harus dipikirkan anak-anak butuh konsentrasi tinggi . Ini bisa melatih anak fokus.

  • 7.      Menjadi sarana hiburan. Dengan banyaknya permainan menjadikan anak-anak bergembira sehingga bisa menjadi sarana hiburan bagi anak-anak.


Nah , saat outbound di curug Gongseng ada empat permainan yang diberikan pada anak-anak.

1.      Memindahkan bola pingpong dengan menggunakan paralon. Jadi bola pingpong akan di alihkan ke anak yang lain dengan cara menggelundungkan bola pingpong di paralon dan harus diambil oleh teman yang ada di sebelahnya sampai batas finish 

 
2      Memindahkan terigu dengan mengunakan mangkok. Jadi anak-anak baris ke belakang dan dalam keadaan duduk. Masing-masing kelompok di depan anak pertama ada baskom besar berisi terigu. Anak pertama mengambil terigu dengan mangkoknya dan menumpahkan terigunya dengan cara menumpahkan ke mangkuk anak yang di belakangnya lewat kepala dan kepalanya tak boleh melihat ke belakang. Demikian seterusnya. Tentunya yang gak tepat bisa ketumpahan terigunya.



3.      Memindahkan baki berisi gelas yang ada airnya. Anak-anak berbaris ke belakang dan duduk menyamping dengan arah yang berlawanan. Anak pertama memberikan baki yang berisi lima gelas berisi air pada anak di sebelahnya dan air tak boleh tumpah. Demikian seterusnya sampai finish.



4.      Mengangkat ember berisi air. Anak-anak duduk melingkar. Ember berisi air di taruh di tengah dan diangkat bersama-sama dan air tak boleh tumpah.




Dari permainan ini anak belajar bekerja sama, berinteraksi dengan temannya dan meningkatkan kemampuan motoriknya. Dan outbound bisa memberikan banyak manfaat selain memberikan hiburan dan kegembiraan bagi anak-anak. Nah, kegiatan outboun d di alam ini seharusnya sering diadakan karena banyak manfaatnya dan memberikan refershing bagi anak-anak. Dan alam memberikan udara dan kesegeran tersendiri. Selain itu anak-anak bisa bebas beraktivitas.


Rabu, 29 November 2017

Mulai Berkebun






Aktivitas bekebun bisa menyenangkan juga ya. Aku sih memang gak suka berkebun. Mungkin ini disebabkan karena patah semangat. Awalnya ingin sih bisa nanam banyak tanaman di halaman rumah depan dan belakang. Sering minta bibit tanaman dari ibuku tapi berakhir dengan matinya  tanaman itu. Dan itu berulang kembali. Dan patah semangatlah . Kata orang sih tergantung tangannya. Ada beberapa “tangan” yang apa saja ditanam selalu tumbuh ada yang tidak. Ini entah benar atau tidak. Tapi kalau dilihat sih ada benarnya juga. Karena ada saja orang yang bisa nanam dengan baik di sisi lain seperti aku yang selalu gagal menanam tanaman.



Karena waktu itu anak-anak juga masih kecil, akhirnya banyak beli bunga atau tanaman plastik. Tak usah memelihara dan tak perlu menyiram. Tapi ada beberapa tanaman yang gak ada bunganya bisa tumbuh di halaman rumah seperti tanaman anak nakal, lidah mertua, sedang yang berbunga melati, kemuning . Tambahan yang baru adalah tanaman pucuk merah. Tanamn pucuk merah ini dipikir akan mudah memelihaarnya. Memang mudah tapi justru yang sulitnya adalah menebas bagian batang dan daun yang sudah tak rapi. Telat sedikit saja menebas ranting dan daunnya, bentuknya sudah gak karuan . Bahkan sekarang sudah agak tinggi sehingga kesulitan untuk merapikan daunnya. Jadi seperti punya pekerjaan potong “rambut” saja. Selain itu di halaman belakang ada pohon pisang, pohon salam , tanaman ciremai jepang  dan beberapa tanaman yang ada di sekitar kolam ikan. Kolam ikan ini agar terlihat asri dan suara gemericik air yang bisa memberikan suasana nyaman.

Baru-baru ini suamiku mulai gencar berkebun. Beberapa pohon jeruk dengan aneka macam dibelinya dan ditanam di halaman belakang rumah. Dan aku mulai suka membantunya untuk menyiram pohon-pohon tersebut. Rutin setiap sore menyiram tanaman jeruk dan yang lainnya. Tanaman jeruknya juga sudah ada yang berbuah sehingga menambah semangat untuk berkebun. Ternyata banyak manfaat berkebun bagi tubuh kita seperti:

  • 1.      Menurunkan berat badan. Karena selama berkebun tubuh kita bergerak sehingga bisa membakar kalori. Menurut suatu studi, berkebun bisa menurunkan berat badan sebanyak 7 kg dan menurut studi yang lain, orang yang sering berkebun mempunyai indeks masa tubuh yang lebih rendah dari yang gak suka berkebun. Nah, ini salah satu alternatif kalau mau diet. Turun berat badannya ada manfaat lainnya halaman rumah kita jadi asri.
  • 2.      Menurunkan resiko penyakit jantung.  Menurut studi, berkebun dapat menurunkan resiko penyakit jantung sebanyak 30%.
  • 3.      Meningkatkan daya tahan tubuh. Sudah tahu berkebun urusannya juga dengan tanah. Tangan kotor? Jangan kawatir, bakteri yang ada dalam tanah bisa meningkatkan daya tahan tubuh kita. Sehingga kita tahan terhadap penyakit. Ini sesuai dengan sebuah studi  yang mengatakan berkebun juga bisa mencegah adanya alergi.
  • 4.      Menjaga kesehatan otak. Studi, berkebun bisa meningkatakan kemampuan kognitif,meningkatkan volume otak dan mencegah Alzheimer.
  • 5.      Meningkatkan koordinasi dan kekuatan tangan. Dengan berkebun aktivitas tangan akan terus berjalan sehingga aktivitas ini bisa meningkatkan kekuatan tangan.

Jelas ya, manfaat berkebun sangat penting dan juga berkebun juga bisa menenangkan atau merelaksasikan batin sehingga bisa menghilangkan stres. Rasa bahagia juga akan terpancar saat tanaman kita berbunga atau berbuah. Selama ini sih yang aktif di kebun adalah suamiku. Rajin menyiangi rumput liar, menambah pupuk kandang dan memotong daun-daun yang sudah tidak  rapih. Mungkin berkebun juga bisa jadi sarana olahraga ringan yang bisa dilakukan bersama sehingga jadi kegiatan yang menyenangkan .


Jumat, 24 November 2017





Masih di daerah Kuningan  ada wisata yang alami dan cukup bisa jadi tujuan wisata alam yang bagus. Dalam rangkan ajak anak-anak dari komunitas Circle of Happiness jalan-jalan, jadinya bisa wisata ke daerah sini. Jaraknya dari tempat berkegiatan gak terlalu jauh, hanya sekitar 20 menit perjalanan. Letak curug ini masuk wilayah desa Cibuntu, kecamatan Pasawahan kabupaten Kuningan. Perjalanan yang sebentar juag bisa terlihat alam yang hijau. Kiri dan kanan masih banyak pepohonan nan rindang dengan udara yang masih bersih dari polusi. Nah, untuk menghirup udara yang segar  jendela mobil lebih baik dibuka sehingga udara dari luar bisa menerpa wajah kita sehingga terasa segar sekali. Sampailah di tempat tujuan dan langsung sudah disambut dengan penjaga tiket masuk di gerbang masuknya. Tampak curug ada di bagian atas.



Untuk mencapai curug, tak perlu takut untuk jalan jauh. Cukup dekat dengan jalan yang sudah bagus dan undakan-undakan tangga yang agak naik ke aras curug. Perjalanan menuju curug tak begitu jauh walau agak menanjak yang membuat kaki agak lelah , maklum usia yang sudah gak muda lagi. Sampailah di curug yang tak begitu deras aliran airnya yang jatuh ke bawah dan air yang di bawah sudah dibuatkan tepian yang berbentuk bulat. Karena air yang turun gak begitu deras sehingga jatuhnya air tak begitu terdengar. Di sisinya terlihat batuan yang tinggi menjulang .

Beberapa saat menikmati air terjun, jalan kaki melewati jalan setapak yang dikelilingi dengan pepohonan. Dan sampailah ke sebuah situs peninggalan sejarah. Gak nyangka ada situs di sana yang usianya sudah 5000-10000 tahun yang lalu , ada di jaman megaliktum kasar. Situs bujal Dayeuh. Situs yang mempunyai arti perutnya Dayeuh. Di sana terdapat batuan perkakas, seperti batu, kapak, gelang. Dan ada satu situs lagi yaitu situs Saurip yang mempunyai arti satu kehidupan atau kebersamaan. Situs ayng ada arca berbentuk perempuan atau ratu. Situsnya kecil dan dikelilingi oleh pagar agar tak ada yang merusaknya.



Jalan sebentar dari situs dan kita akan menenukan mata air Cikahuripan. Mata air yang menuju ke sana harus menuruni tangga terlebih dahulu. Mata air yang keluar memang kecil tapi jernih sekali. Dan saat meminumnya terasa segar sekali. Jadi di san disediakan gayung untuk mengambil airnya. Katanya sih mata air ini bisa menyembuhkan beberapa penyakit dan membuat awet muda. Banyak yang membawa air yang dimasukan dalam botol plastik. Kesegaran mata air itu membuat rasa nyaman, walau kaki yang masuk ke dalam aliran air tersa dingin sekali.


Saat berjalan dari curug sampai mata air Cikahuripan, sepanjang jalan banyak pepohonan dan hutan bambu yang membuat udara menjadi segar. Walau jalan agak jauh tapi tak terasa lelah karena udara yang segar dan pohon-pohon yang besar yang melindungi kita dari sinar matahari. Dan di sana juga ada area perkemahan yang disewakan dan kolam renang. Tapi kalau masuk ke area perkemahan dan kolam renang kita masih perlu membayar biaya lagi. Nah, kalau mau liburan yang alam, bisa deh mengunjungi curug Gongseng ini.



;;